Skip to content
-
Shion
Shion
  • Home
  • Sample Page
  • Home
  • Sample Page
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
BelajarProses

Pake-Zed ala Gen Z

By Kallila
February 4, 2026 3 Min Read
0

Berawal dari my kisah tentang membuat paspor yang diakomodasi oleh PT Excellent. Saat proses reimburse ada pembahasan untuk digitalisasi form pengajuan dana ke perusahaan oleh Bu Indah. Di tengah obrolan, Pak Bos sedang lewat menuju ruang belakang. Mendengar topik pembicaraan kami, beliau celetuk, “Kalau mau bikin, Suyen aja tuh, dia bisa.”

Awalnya ku pikir itu cuma bercandaan lewat saja. Tapi ternyata, pembahasan dengan Bu Indah malah makin serius dan panjang, sampai akhirnya saya dipanggil untuk berdiskusi langsung dengan Om Ahmad. Karena sudah diberi kepercayaan sebesar itu, ya sudah, gazzz!

Setelah berdiskusi, aku mulai mendapat gambaran utuh sistemnya. Intinya, ini adalah wadah bagi karyawan (pemohon) yang ingin mengajukan dana, di mana pengajuan tersebut butuh persetujuan dari Manager bagian hingga General Manager. Kebetulan, di tempat magang sebelumnya aku pernah melihat sistem yang mirip, jadi langsung aku buatkan flow yang kurang lebih seperti ini:

Sistem ini memiliki tingkatan dari Level 1 (User) sampai Level 4 (Finance). Saat user mengajukan permohonan, sistem akan otomatis mengirimkan permintaan approval melalui email secara bertahap:

  1. Dimulai dari Manager,
  2. Jika disetujui, naik ke General Manager (GM),
  3. Hingga akhirnya bermuara di tim Finance.

Flow nya disetujui Bu Indah, ku namakan sistem ini sebagai: Pake-Zed. Kenapa namanya gitu? Ya biar keren aja, ala-ala Gen Z. Plesetan dari Paket Ezed.

Secara teknis, Pake-Zed adalah sistem approval berbasis email yang dibangun menggunakan FastAPI untuk backend dan React untuk frontend. Untuk urusan penyimpanan bukti transaksi, aku mengintegrasikannya dengan Cloudinary agar semua dokumen tersimpan rapi di cloud dan mudah diakses kapan saja.

Tepat hari Jumat sore, sekitar sejam sebelum jam pulang kantor, langsung eksekusi dan tampilan awalnya seperti ini

Haha, sudah pasti ada error. tapi kurang lebih logikanya sudah terbuat. Kenapa bisa cepat selesai? YTTA wkwk. Tapi progress nya cukup pesat karena aku sudah bisa mengirimkan email untuk approval melalui email seperti ini.

Form pengajuannya sendiri, meski masih sederhana, sudah memuat poin-poin krusial seperti judul pengajuan, nominal, deskripsi, serta alamat email Manager, GM, dan Finance terkait.

Kayaknya bukan developer kalo tidak overthinking. Sabtu pagi sebangun tidur, aku malah kepikiran untuk buat dashboard untuk sistem ini. Rencananya, dashboard ini akan menjadi pusat kendali dengan berbagai menu, mulai dari pengajuan pembayaran, reimbursement, hingga menu fungsional lainnya yang dibutuhkan tim Finance. Setelah dihias sedikit agar lebih sedap dipandang, tampilan form-nya sekarang jadi jauh lebih rapi seperti ini:

Bentuk formnya mengalami perubahan beberapa kali, dari yang sebelumnya hanya bentuk html biasa. Sekarang, sudah menggunakan tailwind supaya lebih enak dilihat.

Tentu saja perjalanannya tidak selalu mulus. Saat dicoba di localhost semuanya lancar, tapi begitu di-deploy ke Vercel, ada saja error yang muncul. Di situlah mental developer benar-benar diuji. Revisi, Push, ulangi lagi—siklus yang rasanya tiada henti mengisi hari-hari. Bahkan rasanya belum boleh pulang kerja kalau belum melakukan git push origin main, hehe.

Sejauh ini, progresnya sudah sampai pada tahap testing internal oleh Bu Indah dan Om Ahmad. Rencananya, setelah versi prototype ini selesai akan didelegasikan ke tim product development.

Membangun Pake-Zed memberikan pelajaran berharga: Inovasi besar sering kali dimulai dari percakapan tidak sengaja di lorong kantor. Dari celetukan Pak Bos dan kepercayaan Bu Indah, lahir sebuah sistem yang semoga bisa dipakai dan menghemat penggunaan kertas.

Bagi diri pribadi, menjadi seorang developer atau project manager bukan cuma soal jago coding, tapi soal peka terhadap masalah di sekitar dan berani memberikan solusi. Dan Pake-Zed adalah jawabannya untuk kerja yang lebih cerdas, lebih cepat, dan pastinya lebih “eZED” (Easy).

Author

Kallila

Follow Me
Other Articles
Previous

Misi Buku Hijau

Next

Seni Mengalah di Jalanan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Seni Mengalah di Jalanan
  • Pake-Zed ala Gen Z
  • Misi Buku Hijau
  • Disaster 22 Januari
  • Daily Report Generator 2.0: Lebih Aman, Lebih Praktis!

Recent Comments

  1. Kallila on Seni Mengalah di Jalanan
  2. Vavai on Seni Mengalah di Jalanan
  3. Pake-Zed ala Gen Z – Shion on Misi Buku Hijau
  4. Vavai on Misi Buku Hijau
  5. Daily Report Generator 2.0: Lebih Aman, Lebih Praktis! – Shion on Gara-gara Males Copas: Bikin Daily Report Generator 1.0
Copyright 2026 — Shion. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme