Skip to content
-
Shion
Shion
  • Home
  • Behind the Screen
  • Home
  • Behind the Screen
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
HarianKegiatan

Catatan Farm Visit Pertama

By Kallila
June 15, 2026 3 Min Read
0

Tanggal 14 Juni kemarin, agenda akhir pekan aku diisi dengan kegiatan yang cukup berbeda dari rutinitas akhir pekan biasanya: farm visit. Lokasinya di Kabin Zeze Zahra.

Karena jarak dari rumah ke lokasi itu sekitar 41 km dengan estimasi perjalanan normal 1,5 jam, aku sudah harus bersiap sejak subuh. Tepat jam setengah 6 pagi, aku sudah menurunkan motor dan langsung berangkat. Jujur, mata sebenarnya masih mengantuk berat. Tapi untungnya, begitu motor digas dan angin jalanan pagi mulai menerpa wajah, rasa kantuk itu langsung hilang seketika—apalagi perjalanannya ditemani musik di telinga. Bikin langsung melek.

Mungkin karena masih pagi banget, kondisi jalanan hari itu sepi dan lancar banget. Alhasil, perjalanan yang harusnya 1,5 jam bisa aku babat cuma dalam waktu 1 jam aja. Jangan tanya aku bawa motornya kecepatan berapa 😀

Karena datang lebih cepat dari perkiraan, ritual pertama aku adalah sarapan sambil menyeruput kopi yang sengaja aku bawa dari rumah. Lumayan buat modal energi menghadapi hari yang kayanya bakal panjang ini.

Di farm visit kali ini, rencana awalnya aku bertugas sebagai MC. Tapi realitanya, karena panitia dari Sazara cuma ada aku, Ari, dan Kang Asep, otomatis konsep “pembagian divisi kerja” itu langsung lebur. Aku merangkap 3 jabatan: MC iya, bagian registrasi iya, dokumentasi juga iya.

Begitu jam menunjukkan waktu kedatangan peserta, suasana langsung berubah jadi agak repot tapi seru. Handphone aku nggak berhenti berdering menerima telepon dari peserta yang menanyakan arah. Bahkan ada momen di mana ada dua telepon masuk di saat yang bersamaan. Mungkin kalau ditelpon biasanya aku abaikan, tapi kan kali ini nggak bisa wkwk. Di situ aku langsung gercep menjawab telpon dan membalas pesan peserta.

Satu per satu peserta datang dan aku mengarahkan peserta untuk mengisi daftar hadir dan membagikan snack juga notebook serta alat tulis.

Setelah semua peserta dipastikan kumpul dan datang, aku langsung mengambil posisi sebagai MC untuk memandu acara pembukaan. Begitu sesi opening selesai, aku serahkan ke Kang Asep dan Bosq untuk memandu jalannya acara, sementara aku langsung ganti mode menjadi tim dokumentasi. Untung aku jaga-jaga bawa kamera, karena HP ku full storage dan tidak ada cadangan kamera lagi.

Acara utamanya yaitu farm tour berjalan dengan lancar. Sebagai tim dokumentasi, aku bergerak ke sana kemari memotret setiap kegiatan. Isinya seru dan penuh ilmu daging. Sembari mengobrol santai, para peserta diajak panen hasil bumi langsung dari tanahnya, mulai dari kangkung, sawi, sampai cabe.

Setelah dari area perkebunan, rute dilanjut ke daerah kandang. Di sana ada sapi, ayam, dan kambing. Serunya, ada satu anak kambing yang ukurannya masih mungil banget dan kelihatan lucu waktu lagi makan.

Dari kandang, agenda masuk ke sesi praktik pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal) dari batang pisang dan praktik semai. Nah, pas di bagian ini, baterai kamera aku tiba-tiba habis. Terpaksa aku harus balik dulu ke kabin utama untuk charge sebentar. Sayangnya, pas aku balik lagi ke lokasi, ternyata sesinya sudah selesai.

Habis itu, kami semua makan siang bersama. Suasananya santai sambil menikmati angin kencang yang bikin udaranya jadi adem. Padahal hari sudah siang, tapi entah kenapa pas farm tour tadi sama sekali nggak berasa panas. Rasa panasnya baru benar-benar menyengat pas acara sudah selesai dan kami bersiap-siap mau pulang.

Setelah mengobrol panjang pasca-acara, akhirnya para peserta pulang sekitar jam 2 siang. Aku, tim, dan Bosq sempat duduk-duduk santai sejenak untuk ngobrolin kegiatan tadi sebelum akhirnya kami memutuskan pulang mendekati jam 3 sore. Perjalanan pulang ternyata agak macet, jadi aku baru sampai rumah sekitar jam 5 kurang.

Overall, ini adalah official event pertama kami untuk program farm visit. Banyak hal-hal tidak terduga yang terjadi di lapangan, tapi sejauh ini semuanya berjalan lancar. Evaluasi pasti ada, tapi semoga ke depannya event-event Sazara selanjutnya bisa jauh lebih lancar lagi.

Author

Kallila

Follow Me
Other Articles
Previous

Ketika AI Mempercepat Kerja, tapi Menghabiskan Waktu

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Catatan Farm Visit Pertama
  • Ketika AI Mempercepat Kerja, tapi Menghabiskan Waktu
  • Hari Sial Tidak Ada di Kalender
  • Awalnya Cuma Lihat Pelat Nomor, Ternyata Ceritanya Panjang
  • Belajar Menavigasi Keuangan di Tengah Dinamika Ekonomi

Recent Comments

  1. Super Power di Era AI - Shion on AI untuk Kehidupan Sehari-hari
  2. AI untuk Kehidupan Sehari-hari - Shion on Manusia Tanpa Ambisi: Catatan Seorang ‘Jack of All Trades’
  3. AI untuk Kehidupan Sehari-hari - Shion on Tentang AI dan Aplikasi yang Beneran punya Solusi
  4. Epilog Magelang: Tentang Hal-hal yang Menetap Setelah Perjalanan Usai - Shion on Pelatihan BSM PTS A48: Kala Petani Kode Bertemu Kohe
  5. Kallila on Pelatihan BSM PTS A48: Kala Petani Kode Bertemu Kohe
Copyright 2026 — Shion. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme