Skip to content
-
Shion
Shion
  • Home
  • Behind the Screen
  • Home
  • Behind the Screen
Close

Search

  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
BelajarRefleksi

Tentang AI dan Aplikasi yang Beneran punya Solusi

By Kallila
April 8, 2026 3 Min Read
1

Kemarin saat meeting membahas pengembangan AkFina, pak bos tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang cukup menarik: “Menurut kalian, aplikasi ini bisa nggak sih dibuat pakai AI? Kita meeting buat ngerancang ini sudah dua bulan, padahal mungkin kalau pakai AI bisa selesai dalam hitungan jam.”

Pertanyaan itu bikin aku mikir sejenak, dan menjawab pertanyaan tersebut. Tim lain juga menjawab dari sudut pandang masing-masing. Dan bisa aku simpulkan bahwa memang benar sekarang zamannya “vibes coder”. Di LinkedIn lagi ramai banget orang yang bisa bikin banyak project aplikasi dalam waktu singkat berkat bantuan AI. Secara teknis, mungkin saja AI bisa meniru tampilan atau fungsi dasarnya dalam sekejap.

Tapi, ada satu hal yang menurut aku tetap nggak bisa ditiru: Logic dan Kurasi Masalah.

Kalau kita lihat di LinkedIn, banyak orang punya deretan project panjang di portofolionya. Tapi pertanyaannya: apakah mereka sendiri pakai aplikasinya? Belum tentu. Kebanyakan pendekatannya lebih ke “yang penting aplikasinya jadi” daripada “gimana caranya biar orang pakai aplikasi ini”.

Aplikasi-aplikasi buatan AI, dalam hal ini perbandingannya adalah aplikasi pencatat keuangan biasa sering kali cuma memecahkan masalah sementara. Misalnya, aplikasi buat catat pemasukan dan pengeluaran. Tampilannya mungkin bagus, laporannya lengkap. Tapi setelah itu apa? Kita cuma bisa lihat laporan setiap harinya tanpa tahu harus mulai dari mana kalau mau benar-benar meningkatkan kesejahteraan finansial. Di situlah peran Logic dan Kurasi Masalah masuk, hal yang menurut aku belum bisa sepenuhnya ditiru AI.

Aku jadi ingat waktu zaman kuliah dulu. Aku sering banget brainstorming sampai malam, coret-coretan kertas, dan storyboard cuma buat cari solusi gimana caranya masalah lingkungan bisa diselesaikan secara praktis dalam satu genggaman aplikasi.

Proses yang sama juga terjadi di AkFina. Kita melakukan brainstorming berkali-kali bukan cuma untuk bikin fitur, tapi untuk menemukan jawaban kenapa aplikasi ini harus ada dan kenapa harus berbeda. Fokusnya bukan sekadar “bisa jalan”, tapi gimana agar AkFina benar-benar bisa menjawab kebutuhan orang untuk sehat secara finansial.

Bahkan, aku sendiri adalah contoh nyata dari apa yang AkFina coba selesaikan. Waktu awal terlibat, jujur saja aku sama sekali nggak melek finansial. Tapi lewat proses pembangunan aplikasi ini, aku belajar banyak dari pak bos. Dari yang awalnya nol, sekarang aku jadi jauh lebih aware soal investasi, Long-term Funds, sampai pentingnya Emergency Fund (EF).

Aku nggak menyangkal peran AI. Bahkan, aku sendiri sering pakai AI buat membantu tugas sehari-hari atau sekadar iseng coding project kecil (ya, akulah si vibe coder itu). Tapi, meskipun aku bisa bikin aplikasi cepat pakai AI, bukan berarti aku bisa menggantikan orang yang benar-benar paham Business Development dan Product Development. Aplikasi memang makin mudah dibuat, tapi aplikasi yang kompleks tetap butuh pemikiran matang manusia di baliknya agar masalah awal bisa benar-benar terjawab. AI itu alat bantu yang hebat, tapi tetap butuh orang yang paham “medan” untuk mengarahkannya. Tanpa logika dan kurasi yang tepat, aplikasi cuma jadi tumpukan kode yang nggak punya tujuan jangka panjang.

Tulisan ini sebenernya cuma untuk sharing isi kepala aku aja dan tidak bermaksud untuk promosi. Kalau ada yang punya pendapat lain boleh di sharing juga disini. Tapi ngomong-ngomong, bulan ini sudah isi laporan keuangan di AkFina belum?

Author

Kallila

Follow Me
Other Articles
Previous

Mudik ke Kampung Orang

Next

Day 0: Cerita Perjalanan ke Salatiga

One Comment
  1. AI untuk Kehidupan Sehari-hari - Shion says:
    May 11, 2026 at 9:42 am

    […] Baca juga: https://anandak.web.id/2026/04/08/tentang-ai-dan-aplikasi-yang-beneran-punya-solusi/ […]

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Ketika AI Mempercepat Kerja, tapi Menghabiskan Waktu
  • Hari Sial Tidak Ada di Kalender
  • Awalnya Cuma Lihat Pelat Nomor, Ternyata Ceritanya Panjang
  • Belajar Menavigasi Keuangan di Tengah Dinamika Ekonomi
  • Super Power di Era AI

Recent Comments

  1. Super Power di Era AI - Shion on AI untuk Kehidupan Sehari-hari
  2. AI untuk Kehidupan Sehari-hari - Shion on Manusia Tanpa Ambisi: Catatan Seorang ‘Jack of All Trades’
  3. AI untuk Kehidupan Sehari-hari - Shion on Tentang AI dan Aplikasi yang Beneran punya Solusi
  4. Epilog Magelang: Tentang Hal-hal yang Menetap Setelah Perjalanan Usai - Shion on Pelatihan BSM PTS A48: Kala Petani Kode Bertemu Kohe
  5. Kallila on Pelatihan BSM PTS A48: Kala Petani Kode Bertemu Kohe
Copyright 2026 — Shion. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme